SOLO - Ria Nata Kusuma, wisudawati asal Jambi, menjadi
sorotan saat menghadiri Malibujari (Mahasiswa Lintas Budaya Luar Jawa dan Luar
Negeri) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Ia merupakan bagian dari wisudawan
periode IV Tahun Akademik 2024/2025.
Kegiatan ini digelar di
Hall Lantai 2, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Jumat (13/6/2025 lalu dengan
diikuti 129 wisudawan Malibujari dari berbagai daerah luar Jawa dan luar
negeri. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa UMS terus menjangkau mahasiswa
lintas budaya dan wilayah.
Tak hanya lulus program S1
Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam 3,5 tahun dan S2 dalam waktu 1 tahun 3
bulan, Ria Nata juga telah mendaftar program S3 di kampus yang sama.
Dari Jambi, Sardi, yang
merupakan ayah dari Ria Nata Kusuma, menyampaikan kekagumannya terhadap UMS. Ia
berharap putrinya yang telah lulus S2 dan akan melanjutkan S3 bisa membawa ilmu
kembali ke daerah.
“Kami titipkan anak kami untuk terus
dibimbing. Di Jambi, pengajar sangat kurang. Kami mohon ilmunya bisa digunakan
di sana, terutama untuk keluarga dan masyarakat,” kata Sardi melalui siaran
pers Humas UMS yang dikutip, Senin (16/6/2025).
Atas capaian akademiknya,
Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., memberikan apresiasi
langsung berupa beasiswa 50% untuk studi doktoral.
“Ini bentuk penghargaan
bagi mahasiswa berprestasi. Semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk
terus belajar sepanjang hayat,” ujar Harun Joko Prayitno.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan
bahwa UMS adalah kampus yang menyiapkan lulusan unggul, tidak hanya secara
akademik, tetapi juga sebagai pembelajar sepanjang hayat.
“Saya selalu menyelipkan
doa di setiap tanda tangan ijazah, semoga lulusan UMS menjadi penggerak di
lingkungan kerja dan lingkungan tinggalnya masing-masing,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan
perkenalan jajaran pimpinan terpilih UMS periode 2025–2029. Wakil Rektor II,
Prof. Dr. apt. Muhammad Da’i, S.Si., M.Si., mengucapkan terima kasih atas
kehadiran para orang tua dan tamu. “Semoga acara ini barokah. InsyaAllah
silaturahmi ini akan terus terjalin,” ujarnya.
Wakil Rektor V, Prof. Ir.
Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan
para orang tua yang menguliahkan anaknya di UMS. “Kami berusaha memberikan yang
terbaik. Semoga ini menjadi bekal baik dan membawa nama baik almamater,”
ungkapnya.
Wakil Rektor I, Prof. Ihwan
Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menambahkan bahwa kontribusi mahasiswa UMS telah
mengantarkan kampus ini menjadi universitas swasta terbaik di Indonesia.
“Prestasi mahasiswa hingga tingkat internasional ini hasil kerja keras kita
bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil
Rektor III, Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., mengajak para alumni untuk terus
menjalin komunikasi dan kolaborasi. “Alumni adalah kekuatan penting dalam
membentuk reputasi kampus unggul. Saat ini, UMS memiliki lebih dari 300 ribu
alumni,” ujarnya.
Momen haru juga datang
dari keluarga wisudawan. Orang tua dari Arvin Rabbani Bate’e, mahasiswa Teknik
Sipil Internasional angkatan 2021, tampil mengenakan pakaian adat Minangkabau
sebagai bentuk pengenalan budaya Sumatera Barat. Tak hanya itu, hari wisuda
tersebut juga bertepatan dengan peringatan 37 tahun pernikahan orang tuanya,
yang mereka rayakan dengan penuh kebanggaan di Solo.
“Terima kasih kepada UMS
yang telah membimbing anak kami. Semoga bisa melanjutkan studi dan
mengembangkan Fakultas Teknik ke depan,” ucap mereka.
Prosesi wisuda Malibujari
kembali menegaskan peran UMS sebagai kampus inklusif yang tidak hanya mendidik,
tetapi juga memberi kesempatan lebih luas bagi mahasiswa lintas budaya untuk
tumbuh dan memberi kontribusi nyata bagi daerah asal masing-masing.

0 Komentar