Ticker

6/recent/ticker-posts

Bengawan UV Team UNS Luncurkan Empat Wahana Terbaru untuk KRTI 2025

Tim KRTI UNS tahun 2025 diluncurkan Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. di Halaman Gedung dr. Prakosa UNS, Jumat (10/10/2025). Foto: Ist. 

SOLO - Bengawan Unmanned Vehicles (UV) Team Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali menunjukkan kesiapan dan semangatnya untuk bersaing di ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2025. Tim KRTI UNS tahun 2025 resmi di launching oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. di Halaman Gedung dr. Prakosa UNS, Jumat (10/10/2025). 

Dengan persiapan matang dan inovasi terbaru, tim ini siap berlaga dalam KRTI tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Pangkalan Udara Sutan Sjahrir, Padang, Sumatera Barat pada 16–21 Oktober mendatang.

Dalam acara launching KRTI UNS 2025, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si, M.Si.; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D.; dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surakarta, Kentis Ratnawati, S.H., M.M. memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Bengawan UV Team.

Hari ini kita menyaksikan lahirnya empat wahana terbaru karya dari Bengawan UV Team, yaitu Fixed Wing, Technology Development, Racing Plane, dan Vertical Take Off Landing (VTOL).

Keempat wahana ini mencerminkan kemajuan riset mahasiswa UNS di bidang teknologi kedirgantaraan dan menjadi bukti bahwa semangat Kampus Berdampak benar-benar hidup dan semangat untuk menghadirkan inovasi yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Sejak tahun 2016, Bengawan UV Team telah menjadi salah satu ikon kebanggaan UNS. Tim ini secara konsisten berpartisipasi dalam berbagai kompetisi bergengsi, baik pada tingkat nasional seperti  KRTI dan Kontes Kapal Indonesia (KKI), maupun internasional seperti Roboboat dan Singapore Amazing Flying Machine Competition (SAFMC).
Keikutsertaan tersebut tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa, tetapi juga menegaskan posisi UNS sebagai universitas yang unggul dalam riset dan inovasi mahasiswa.

Pada tahun 2024, Tim KRTI UNS menjadi juara umum pada KRTI 2024. Capaian tersebut merupakan bukti dari kerja keras, disiplin, dan kolaborasi luar biasa antara mahasiswa, dosen pembimbing, serta dukungan seluruh keluarga besar UNS.

“Tahun ini, Bengawan UV Team kembali akan membawa nama UNS untuk berlaga di ajang KRTI 2025, yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemendiktisaintek.

Kami segenap sivitas UNS memberikan dukungan dan doa terbaik agar tim ini dapat mempertahankan tradisi juara, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berinovasi di bidang teknologi dirgantara,” terang Prof. Hartono.

Kentis Ratnawati, S.H., M.M. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UNS khususnya Bengawan UV Team yang telah menjadi bagian penting dalam membangun riset dan inovasi. “Ini bukan hanya menjadi kebanggaan UNS tapi juga jadi representatif Pemkot Solo sebagai kota inovatif dan kreatif. Kami yakin pengembangan sistem kedirgantaraan ini dapat menjadi cikal bakal tercapainya kemandirian teknologi di Indonesia,” ujarnya.

Pemkot Solo berharap keikutsertaan tim UNS dapat menunjukkan performa terbaik dengan membawa semangat pantang menyerah, gotong royong, dan inovasi. Dengan semangat tersebut, tim siap mengharumkan nama UNS dan Kota Solo di kancah nasional bahkan internasional.

Perwakilan dari Bengawan UV Team UNS, Ahmad Al Faruq, menyampaikan bahwa keempat wahana tersebut merupakan hasil karya timnya. “Jadi, empat wahana ini yang akan kami ikutsertakan dalam lomba di ajang KRTI 2025. Tema lomba tahun ini adalah rescue (penyelamatan),” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan fungsi masing-masing wahana. Wahana Fixed Wing dirancang untuk dapat membawa logistik dan kotak P3K. Wahana VTOL (Vertical Take-Off and Landing) memiliki kemampuan bergerak secara presisi di dalam ruangan serta dapat mengangkut barang. 

Sementara itu, Racing Plane memiliki kemampuan membawa paket, namun tidak melakukan proses dropping. Adapun wahana Technology Development difokuskan untuk mengembangkan dan mengintegrasikan sebagian atau seluruh teknologi pada pesawat tanpa awak secara mandiri. 

Posting Komentar

0 Komentar