UNS Solo menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara Indonesia Punya Kamu 2025, Kamis (13/11/2025). Foto: Ist.
SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara Indonesia Punya Kamu (IPK) 2025, Kamis (13/11/2025). Mengusung tema “Power Up: Charge Your Future”, kegiatan ini mengajak generasi muda untuk meningkatkan karier, energi, dan finansial agar tidak low-batt di masa depan.
Acara berlangsung di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS dan dihadiri berbagai tokoh penting nasional. Hadir dalam kegiatan ini Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, dan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, beserta jajaran Kementerian Pertanian.
Turut hadir pula Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., jajaran pimpinan organ UNS, Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, DPRD Jawa Tengah, dan pemerintah daerah di wilayah Eks Keresidenan Surakarta.
Dalam sesi keynote speech, Mentan Andi Amran Sulaiman membawakan topik “Menyatukan Daya: Pertanian, Infrastruktur, dan Potensi Daerah”. Mentan Amran menegaskan bahwa Indonesia kini menjadi kekuatan pangan baru dunia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional 2025 mencapai 34,77 juta ton, meningkat 13,54 persen dari tahun sebelumnya.
Capaian ini menunjukkan hasil nyata dari kebijakan pertanian inklusif yang dijalankan pemerintah bersama petani. Beliau menyampaikan terima kasih kepada UNS atas dukungan terhadap program Kementan RI.
“Indonesia menggetarkan dunia melalui beras. Kita (yang sebelumnya) importir beras besar di dunia tiba-tiba berhenti. kita hentikan impor. Harga beras dunia dari 650 dollar, turun serendah-rendahnya 370 dollar,” tutur Amran.
Prof. Hartono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan UNS sebagai tuan rumah IPK 2025. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas kontribusi terhadap bangsa. Amran Sulaiman tahun ini menerima penghargaan Parasamya Anugeraha Dharma Krida Upa Bogha atau UNS Award.
Menurut Beliau, acara ini menjadi wadah penting untuk menumbuhkan ide, kolaborasi, dan semangat berkarya lintas sektor di kalangan mahasiswa.
“Tahun ini, beliau menerima penghargaan tertinggi dari Universitas Sebelas Maret yakni Parasamya Anugeraha Dharma Krida Upa Bogha atau UNS Award pada Dies Natalis ke-49 UNS atas integritas, prestasi, kepeloporan yang didedikasikan dalam upaya pemajuan bidang pertanian nasional,” ujar Prof. Hartono.
Paparan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono menyampaikan topik “FYP Doang Tanpa Ilmu, Rugi Dong!”. Ia menekankan bahwa menjadi mahasiswa merupakan privilese yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, mahasiswa perlu bijak menyaring informasi di era digital dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat. Ia juga membuka kanal komunikasi melalui WhatsApp untuk menampung aspirasi masyarakat terkait isu pertanian.
“Upaya kami, Garuda TV, menghadirkan informasi kepada anda semua. Anda harus tahu informasi yang sebenarnya. Kami keliling dari kampus ke kampus untuk memberikan informasi yang utuh,” ucap Sudaryono.
Sesi berikutnya bertajuk “Keuanganmu Penting (No Indonesia Cemas, Yes Indonesia Emas)” menghadirkan Rektor UNS, Prof. Hartono; CEO Big Alpha, Tirta Prayudha; dan Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto. Dalam paparannya, Respati menyoroti pentingnya investasi sosial, terutama dalam bidang kesehatan mental. Pemerintah Kota Surakarta bahkan mengalokasikan dana sebesar 12 miliar rupiah untuk layanan psikolog klinis gratis.
“Mental health atau mental issue menjadi penting. Di Kota Solo, kita menganggarkan di tahun depan hingga 12 miliar khusus menghadirkan psikolog klinis gratis,” ujar Respati.
Sementara itu, Tirta Prayudha menjelaskan perjalanan Big Alpha sebagai inisiatif literasi keuangan yang kini berkembang menjadi agensi kreatif. Ia menekankan pentingnya konten edukatif yang tidak hanya menginformasikan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Selain sesi paparan, IPK 2025 juga menghadirkan talk show bertajuk “Masa Depanmu Penting (Berpikir ke Depan, Mulai Sekarang!)”. Narasumber dalam sesi ini antara lain ilustrator Upin-Ipin Chiki Fawzi; Founder Distrik Berisik Rian Fahardhi; dan kreator konten Aulion. Acara dimeriahkan dengan kegiatan interaktif Anchor Hunt dan Faculty Battle yang diikuti perwakilan dari fakultas-fakultas di UNS.
Melalui penyelenggaraan Indonesia Punya Kamu 2025, UNS berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan melalui peningkatan literasi dan inovasi generasi muda. Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2, Tanpa Kelaparan dan SDG 4, Pendidikan Berkualitas.
Kegiatan ini berperan dalam mendorong tersebarnya informasi produktivitas pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta peningkatan kualitas diri melalui pendidikan. UNS berharap, kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat menjadi langkah nyata menuju Indonesia yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.

0 Komentar