SOLO — Wali Kota Solo Respati Ardi mengunjungi Kantor Bawaslu setempat, Rabu (12/11/2025). Dalam kunjungannya, ia menanggapi pertanyaan dari mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tengah magang di Bawaslu terkait peluang generasi muda untuk terlibat dalam program pendidikan politik di era demokrasi digital.
Respati mengungkapkan bahwa ke depan Pemkot Solo akan mengadakan Musyawarah Rencana Pembangunan Kota khusus kepemudaan. Program akan menjadi wadah bagi para pemuda untuk menyampaikan aspirasi dan berpartisipasi aktif dalam perencanaan pembangunan kota, khususnya dalam tahap penganggaran perjalanan anggaran.
“Kegiatan ini bertujuan mendekatkan aspirasi pemuda agar dapat difasilitasi oleh pemerintah kota. Rencananya akan dilaksanakan pada awal tahun mendatang, bertepatan dengan waktu perencanaan penganggaran,” ujar Respati melalui siaran pers Bawaslu Solo yang dikutip, Kamis (13/11/2025).
Dikatakannya, organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna akan diundang untuk turut serta dalam forum tersebut, agar generasi muda dapat lebih terlibat langsung dalam proses pembangunan daerah.
Selain itu, Wali Kota juga menyinggung program di Kesbangpol Kota Solo yang terkait dengan bantuan partai politik. Menurutnya, partisipasi anak muda dalam politik perlu diarahkan melalui jalur yang sesuai dengan ideologi dan aspirasi masing-masing.
"Kami berharap anak-anak muda bisa menyalurkan aspirasi politiknya melalui partai yang sesuai dengan ideologinya, agar dapat berkontribusi secara tepat dalam kehidupan demokrasi,” tambahnya.
Melalui dua langkah tersebut—Musrenbangkot Kepemudaan dan dukungan partisipasi politik—Pemkot Solo berharap dapat menumbuhkan keterlibatan aktif generasi Z dalam pembangunan dan demokrasi digital yang sehat di tingkat lokal.

0 Komentar