YOGYAKARTA – KAI Daop 6 Yogyakarta resmi mengakhiri masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada Minggu, 4 Januari 2026. Selama 18 hari periode pemantauan yang dimulai sejak 18 Desember 2025, tercatat antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api mengalami peningkatan yang signifikan.
Berdasarkan data kumulatif, Daop 6 Yogyakarta telah melayani total 1.137.154 penumpang, yang terdiri atas 571.375 penumpang yang berangkat (naik) dan 566.779 penumpang yang datang (turun).
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa capaian tahun ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 12% dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang mencapai 1.014.292 penumpang.
"Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan selama musim libur panjang," ujar Feni dalam keterangan resminya, Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, faktor keselamatan, on-time performance, hingga peremajaan sarana menjadi keunggulan utama yang menarik minat pelanggan.
Selama masa Nataru, Stasiun Yogyakarta (Tugu) tetap menjadi titik tersibuk di wilayah Daop 6.
Berikut adalah daftar stasiun dengan volume penumpang tertinggi:
Peringkat Stasiun Keberangkatan (Naik) Stasiun Kedatangan (Turun)
1 Stasiun Yogyakarta (242.334) Stasiun Yogyakarta (233.681)
2 Solo Balapan (116.142) Solo Balapan (121.091)
3 Lempuyangan (113.459) Lempuyangan (108.473)
4 Klaten (25.607) Klaten (26.231)
5 Purwosari (24.717) Purwosari (24.538)
6 Wates (12.275) Wates (12.433)
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 mengoperasikan 37 perjalanan KA Jarak Jauh per hari, termasuk 10 KA Tambahan. Tak hanya sekadar mengangkut penumpang, KAI juga menghadirkan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan seperti:
- Drinking water station (air minum gratis).
- Fasilitas pembersih sepatu elektrik.
- Pemasangan AC portable dan blower di area tunggu.
- Pemberian merchandise (buku mewarnai, tumbler, boneka) bagi penumpang anak-anak.
Dari sisi keamanan, KAI bekerja sama dengan TNI dan Polri dengan menyiagakan 89 personel tambahan guna memastikan situasi di stasiun maupun di atas kereta tetap kondusif. Kolaborasi dengan BMKG juga diperkuat untuk memitigasi potensi kendala akibat cuaca ekstrem.
Komitmen Keberlanjutan
Menutup masa angkutan Nataru, KAI Daop 6 menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan dan pemangku kepentingan yang terlibat.
"Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pelayanan dengan mengutamakan keselamatan. Penggunaan transportasi massal seperti kereta api juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pengurangan emisi karbon demi lingkungan yang lebih baik," pungkas Feni.

0 Komentar