Ketua dan Sekretaris Senat Akademik UNS, Prof. Dr. Sri Sulistyowati, dr., Sp. OG(K) serta Prof. Dr. Mohammad Jamin, S.H., M.Hum berfoto bersama dengan 6 Guru besar yang akan dikukuhkan. Foto: Ist.
SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menambah 6 Guru Besar Baru menjelang Dies Natalis ke-50. Para Guru Besar akan dikukuhkan pada Selasa (10/2/2026) di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si.
Ketua Senat Akademik UNS, Prof. Dr. Sri Sulistyowati, dr., Sp. OG(K) menyampaikan, pengukuhan enam Guru Besar semakin memperkuat posisi UNS sebagai pusat pengembangan ilmu multidisipliner, mulai dari ekonomi dan tata kelola korporasi, rekayasa material, biosistematika tumbuhan, biologi perkembangan, hingga statistika dan machine learning. Momentum ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan lima dekade UNS dalam mencetak insan akademik unggul dan berdaya saing global.
“Dengan bertambahnya Guru Besar baru, UNS optimistis dapat terus mendorong lahirnya inovasi, riset unggulan, serta pengabdian kepada masyarakat yang berkontribusi langsung bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” kata Prof. Sulistyowati, Senin (8/2/2026).
Sekretaris Senat Akademik UNS, Prof. Dr. Mohammad Jamin, S.H., M.Hum. menambahkan, dengan bertambahnya enam Guru Besar baru ini, UNS semakin kokoh dalam kapasitas dan otoritas keilmuan. Ia menegaskan bahwa kehadiran para Guru Besar dari berbagai bidang diharapkan dapat mendorong lahirnya riset unggulan yang inovatif dan kolaboratif, memperkuat ekosistem akademik, serta mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, para Guru Besar yang baru dikukuhkan diharapkan menjadi teladan dalam integritas, etika, dan kepemimpinan akademik, serta berperan aktif dalam pengembangan kebijakan berbasis keilmuan untuk kemajuan bangsa.
Berikut nama-nama Guru Besar beserta kepakarannya:
1. Prof. Dr. Dwi Prasetyani, S. E., M. Si., CIPE., CPRM., Guru Besar dalam bidang ilmu Kepakaran Kewirausahaan dan Pemberdayaan Perempuan pada FEB, dengan pidato pengukuhan berjudul ‘Peran Perempuan Pengusaha Dalam Perspektif Holistik: Antara Bisnis, Keluarga, Agama, Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan’.
2. Prof. Dr. Ir. Heru Sukanto, S.T., M.T., Guru Besar dalam bidang ilmu kepakaran Teknologi Manufaktur pada FT, dengan pidato pengukuhan ‘Mensiasati Tantangan Limbah Plastik dan Ban Bekas Menjadi Potensi Bahan Baku Rekayasa Material Melalui Teknologi Serbuk’.
3. Prof. Dr. Muzzazinah, M.Si., Guru Besar dalam bidang ilmu kepakaran Biosistematika Tumbuhan Tinggi pada FKIP, dengan judul pidato pengukuhan 'Indigofera Longeracemosa: Penemuan Kembali Manikam Berpotensi, Berpeluang Meningkatkan Marwah Batik’.
4. Prof. Dr. Harlita, S.Si., M.Si., Guru Besar dalam bidang ilmu kepakaran Embriologi dan Perkembangan Hewan pada FKIP, dengan pidato pengukuhan ‘Dari Limbah Menjadi Harapan: Aktivitas Kulit Biji Mete Sebagai Antifertilitas.
5. Prof. Drs. Muhammad Agung Prabowo, M.Si., Ph.D., Ak. Guru Besar dalam bidang ilmu kepakaran Akuntansi Keuangan dan Corporate Governance pada FEB, dengan judul pidato pengukuhan ‘Mereset Diskursus Corporate Governance di Indonesia: Esensi Teoretis, Dinamika Perkembangan, dan Bukti Empiris Multidimensi’.
6. Prof. Dr. Dewi Retno Sari Saputro, S.Si, M.Kom. Guru Besar dalam bidang ilmu kepakaran Statistika Machine Learning pada FMIPA, dengan pidato pengukuhan berjudul ‘Dialektika Data Teks, Sentimen serta Realitas Sosial dalam Perspektif Statistika Machine Learning’.
Lahirnya Guru Besar baru di UNS menegaskan posisi kampus sebagi pelopor, tempat bertumbuh, dan lahirnya ilmuwan-ilmuwan sejati. Sekaligus menegaskan posisi UNS dalam mencapai Pendidikan yang Berkualitas, satu dari sekian banyak Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

0 Komentar