Ticker

6/recent/ticker-posts

Mahasiswa KKN-Dik UMS Hadirkan Lapak Baca Untuk Anak-Anak

Foto mahasiswa KKN-Dik UMS bersama anak-anak Banggoeya, Kendari. Foto : Ist.

SURAKARTA –
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendikakan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan Lapak Baca sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan kreativitas anak-anak di Kelurahan Bonggoeya RT 11 Kota Kendari. Sebuah ruang belajar yang santai, menyenangkan dan edukatif melalui aktivitas membaca serta lomba mewarna di Halaman Asrama Universitas Muhammadiyah Kendari. 

Lapak Baca merupakan kegiatan yang memadukan sesi membaca buku dengan lomba mewarnai. Bertujuan untuk meningkatkan minat baca, mengembangkan kreativitas, serta melatih motorik halus anak-anak melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan.

Mahasiswa KKN-Dik UMS melibatkan anak-anak usia 5 - 11tahun sebagai peserta utama. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat yang turut membantu kelancaran program.

Dilaksanakan selama 3 kali pertemuan, pada tanggal 24 dan 31 Januari, serta 12 Februari 2026. Mahasiswa KKN-Dik UMS berperan sebagai fasilitator untuk mendampingi anak-anak dalam membaca, membacakan cerita, mengajak diskusi ringan, serta membimbing jalannya lomba mewarnai.

Widiyanti salahsatu mahasiswa KKN-Dik UMS menyampaikan bahwa semangat literasi pada generasi penerus bangsa semakin terkikis, Lapak Baca yang digagas menjadi bentuk ikhtiar untuk meningkatkan daya minat baca di tengah distraksi perkembangan teknologi.

“Lapak hadir sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan minat baca anak sejak dini. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, kebiasaan membaca perlu terus ditanamkan agar anak-anak memiliki kemampuan literasi yang baik”, terangnya, Rabu (11/2/026). 

Ia juga menegaskan bahwa Lapak Baca hadir sebagai alternatif pembelajaran nonformal yang menyenangkan, sehingga anak-anak dapat belajar tanpa tekanan dan menjadikan membaca sebagai aktivitas yang menghibur sekaligus bermanfaat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan singkat oleh mahasiswa KKN. Selanjutnya, anak-anak mengikuti sesi membaca buku cerita yang sarat nilai moral dan pesan positif.

Setelah sesi membaca, kegiatan dilanjutkan dengan lomba mewarnai, di mana anak-anak diberikan kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui warna dan gambar. 

Antusiasme dan nuansa artistik melekat pada kegiatan ini. Pasalnya, peserta terlihat  berani untuk membaca dan bertanya, serta kreatif dalam memilih dan memadukan warna saat lomba mewarnai.

Widiyanti menambahkan, Lapak Baca menjadi momentum pembentukan karakter anak dan menjadi ruang temu kolaborasi dengan masyarakat. “Lapak Baca tidak hanya meningkatkan literasi dasar, tetapi juga membantu membangun karakter anak yang lebih percaya diri, kreatifdan gemar belajar. Selain itu, kegiatan ini mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat sekitar melalui kolaborasi yang positif”, tambahnya.

Mahasiswa KKN-Dik UMS berharap program Lapak Baca dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak anak di Kelurahan Bonggoeya RT.11. Kegiatan ini menunjukan semangat mahasiswa UMS dalam menyongsong kemajuan pendidikan negara.  

Posting Komentar

0 Komentar