Ticker

6/recent/ticker-posts

Penyaluran Bantuan Pangan, 98.479 Warga Sukoharjo Terima Beras dan Minyakita dari BULOG

Launching penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Sukoharjo, Rabu 18 Maret 2026. Foto: Ist.

SUKOHARJO - Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta melanjutkan launching penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Sukoharjo. Launching dilakukan di Kompleks Pergudangan Ngabeyan Kartasura, Rabu 18 Maret 2026. 

Sesuai arahan dari Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahamad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han, launching penyaluran bantuan pangan dilaksanakan serempak bersamaan di seluruh Indonesia.

Pemimpin Cabang BULOG Surakarta, Nanang Harianto mengatakan, penyaluran bantuan panganmasih sama dengan penyaluran di Tahun 2025, yaitu untuk dua bulan alokasi Februari-Maret. Sehingga penerima bantuan pangan (PBP) mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter Minyakita sekaligus. 

Untuk penyaluran di kelurahan Ngabeyan,  sebanyak 446 PBP atau 8.920 kg beras dan 1.784 liter minyak goreng. Sedangkan untuk Kabupaten Sukoharjo sebanyak 98.479 PBP atau 1.969.580 kg beras dan 393.916 liter minyak goreng sesuai data yang diambil dari DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional). 

Dalam penyaluran bantuan beras kali ini,  BULOG dibantu PT JPL (Jasa Prima Logistik) yang ditunjuk sebagai transporter dengan tugas mengantarkan langsung bantuan beras dan minyak goreng sampai ke desa-desa penerima bantuan. 

"Selain penyaluran bantuan pangan, kami terus melakukan dropping beras SPHP dan Minyakita ke kios-kios yang berada di pasar Tradisiional di Soloraya. Ini sebagai langkah nyata BULOG Surakarta dalam menjaga harga pangan tetap stabil di pasar," kata Nanang Harianto. 

Dikatakannya, stok beras BULOG Surakarta saat ini kurang lebih sebesar 74.385 ton dan Minyakita kurang lebih 1.977.419 liter. Jumlah yang akan terus bertambah karena masih besarnya pengiriman Minyakita sampai dengan akhir tahun ini. Begitu pula stok beras masih cukup sampai akhir tahun. 

"Saya harap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kondisi harga pangan saat ini karena stok yang dikuasai BULOG Surakarta masih cukup besar, sehingga harga akan tetap terus terjaga dan meminimalisir kenaikan harga di pasar," pungkasnya. 


Posting Komentar

0 Komentar