Ticker

6/recent/ticker-posts

Perkuat Regenerasi, UKM Tapak Suci UMS Kirim 17 Kader Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat di Unimus

Kontingen Tapak Suci UMS. Foto: Ist. 

 

SOLO - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengirimkan 17 kader untuk mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengkaderan berjenjang yang dilaksanakan di bawah Pimpinan Wilayah 06 Tapak Suci Jawa Tengah.

Pembina UKM Tapak Suci UMS, Wildan Hanif Amri, S.Pd., M.Or., menyampaikan bahwa UKT merupakan agenda rutin dalam sistem kaderisasi Tapak Suci yang bertujuan untuk memastikan kualitas kader, baik dari aspek keilmuan, keterampilan, maupun karakter.

“UKT kader Tapak Suci merupakan program pengkaderan berjenjang yang rutin dilaksanakan di bawah pimpinan Wilayah 06 Tapak Suci Jawa Tengah. UKT Tapak Suci dimaksudkan untuk kaderisasi Muhammadiyah, evaluasi penguasaan jurus ragawi, serta penguatan karakter dan mental,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pimpinan daerah Tapak Suci se-Jawa Tengah serta UKM Tapak Suci dari berbagai perguruan tinggi. Partisipasi UMS dengan mengirimkan 17 kader menjadi bagian penting dari proses regenerasi organisasi.

“Untuk UMS, memang sudah waktunya beberapa senior Tapak Suci harus naik tingkatan sabuk, supaya proses regenerasi dan pengkaderan senantiasa terus berjalan,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan UKT diawali dengan workshop dan coaching clinic yang membahas sistem pembinaan, manajemen latihan, serta strategi peningkatan prestasi Tapak Suci. Setelah itu, peserta mengikuti berbagai tahapan evaluasi, meliputi tes Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), ketapaksucian, kepemimpinan organisasi, jurus ragawi Tapak Suci, hingga penyusunan karya tulis ilmiah.

Penasehat Tapak Suci UMS, Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or., bersama Koordinator Program Hari Bertapak Suci UMS, Ardhian Tomy Kurniawan, S.Pd., M.Or., turut mendukung penguatan kader melalui integrasi program pembinaan di tingkat universitas.

Wildan menambahkan bahwa hasil dari kegiatan UKT ini akan diintegrasikan dengan program Hari Bertapak Suci UMS yang dikoordinasikan di bawah Lembaga Pengembangan dan Pengkajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LP3A) UMS. Program tersebut menyasar mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai Tapak Suci di lingkungan kampus.

“Kegiatan yang dilaksanakan pada 14-15 Februari 2026 itu sangat bermanfaat karena dapat diintegrasikan dengan program Hari Bertapak Suci UMS. Harapannya, integrasi program ini dapat mendorong pengembangan prestasi, soft skill, tata kelola manajemen organisasi, serta mampu berkontribusi untuk berdakwah Muhammadiyah melalui Tapak Suci di masyarakat,” pungkasnya.

Melalui partisipasi aktif dalam UKT dan integrasi program pembinaan internal, Subekti menegaskan UKM Tapak Suci UMS terus berkomitmen mencetak kader yang tidak hanya unggul secara fisik dan prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepemimpinan, serta semangat dakwah Muhammadiyah. 


Posting Komentar

0 Komentar