Ticker

6/recent/ticker-posts

FT UNS Terjunkan Tim Pakar dan Inovasi Teknologi untuk Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Barat

FT UNS Solo melakukan kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Barat. Foto: Ist.

SOLO - Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo turut berperan aktif dalam pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Barat. Program pengabdian didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia yang dilaksanakan pada 18–25 Desember 2025.

Kegiatan pengabdian dipimpin oleh Dosen Teknik Mesin FT UNS, Prof. Ir. Ubaidillah, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM, bersama Dr. Ir. Mufti Reza Aulia Putra, S.T., M.T., Solikin Adrianto, S.T., serta dua mahasiswa Teknik Mesin FT UNS, yaitu Gigih Laksana Dewanda, S.T. dan Najih Shihabul ‘Ulum. Keterlibatan dosen, teknisi, dan mahasiswa ini mencerminkan implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan teknik.

Dalam kegiatan ini, FT UNS mengusung pendekatan engineering-based humanitarian response dengan fokus pada penyediaan energi listrik darurat melalui power pack 2.400 watt dan genset 2.800 watt, sanitasi air bersih melalui sistem filtrasi air layak minum, serta dukungan teknis distribusi logistik kemanusiaan dan sediaan farmasi.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kolaborasi dengan Universitas Andalas (Unand). Dalam hal ini, Unand sebagai mitra pendamping dan posko koordinasi lokal, dengan dukungan Dr. Eri Besra, S.E., M.M. dan Fitria Khairina, S.E., M.M bersama mahasiswa Unand dalam pengelolaan logistik serta pendampingan masyarakat terdampak di Malalak Timur dan Palembayan. 

Kegiatan ini juga didukung oleh Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia (HIPELKI) yang menurunkan tiga engineer untuk dukungan teknis lapangan, khususnya dalam penyiapan dan instalasi peralatan layanan kesehatan dan infrastruktur darurat. Seluruh bantuan dan peralatan disalurkan berdasarkan kebutuhan lapangan melalui koordinasi dengan mitra lokal agar pelaksanaan pengabdian berlangsung efektif dan tepat sasaran.

Prof. Ubaidillah selaku ketua tim menjelaskan bahwa fokus kegiatan pengabdian diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan penunjang bagi masyarakat terdampak bencana.

“Kegiatan ini difokuskan pada penyediaan energi listrik darurat melalui power pack 2.400 watt dan genset 2.800 watt, dukungan sanitasi air bersih melalui sistem filtrasi air layak minum, pendistribusian sembako dan pakaian, serta penyediaan logistik sediaan farmasi untuk wilayah Palembayan dan Malalak Timur,” jelas Prof. Ubaidillah melalui keterangan tertulis, Selasa (23/12/2025). 

Dekan FT UNS Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU turut menyampaikan bahwa keterlibatan FT UNS dalam program ini menegaskan peran FT UNS tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan riset, tetapi juga sebagai penyedia solusi rekayasa dalam situasi krisis.

“FT UNS berkomitmen menghadirkan inovasi dan keahlian teknik yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya dalam kondisi tanggap darurat bencana,” ujar Prof. Wahyudi.

Melalui kegiatan ini, FT UNS menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi rekayasa yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana. 

Selain itu, kegiatan ini juga selaras dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui dukungan layanan kesehatan dan sanitasi air bersih. Kemudian SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) dan SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau).
 

Posting Komentar

0 Komentar